Tips Desain
Mengatasi Kebisingan di Kantor Open Space lewat Desain Akustik Interior
2 September 2026
Konsep open space populer karena mendukung kolaborasi dan membuat kantor terasa lebih terbuka. Tapi ada konsekuensi yang sering baru disadari setelah ruang dipakai sehari-hari: suara percakapan, dering telepon, dan langkah kaki menyebar ke seluruh ruangan tanpa penghalang. Hasilnya, karyawan kesulitan fokus justru di ruang yang dirancang untuk produktivitas.
Kenapa open space gampang berisik
Ruang terbuka dengan langit-langit tinggi, lantai keras, dan sedikit furniture lunak pada dasarnya adalah ruang yang memantulkan suara, bukan menyerapnya. Permukaan seperti kaca, beton, dan keramik memantulkan gelombang suara berulang kali sebelum akhirnya meredup, sehingga satu percakapan di satu sudut bisa terdengar jelas di sudut lain yang jaraknya cukup jauh. Semakin sedikit elemen yang menyerap suara, semakin lama gaung itu bertahan di ruangan.
Material plafon dan dinding penyerap suara
Langkah paling efektif biasanya dimulai dari area yang paling luas menghadap ruangan: langit-langit dan dinding. Plafon akustik berbahan mineral fiber atau panel PET felt bisa menyerap suara secara signifikan dibanding plafon gypsum polos, dan tetap tersedia dalam banyak pilihan warna serta tekstur sehingga tidak mengorbankan tampilan estetika. Untuk dinding, panel akustik dekoratif atau wallpanel berbahan kain bisa dipasang di titik-titik tertentu saja — biasanya di belakang area kerja yang paling sering jadi sumber kebisingan, seperti dekat pantry atau ruang meeting kecil — tanpa perlu melapisi seluruh dinding.
Partisi sebagai peredam sekaligus pembagi zona
Partisi tidak hanya berfungsi membagi ruang secara visual, tapi juga bisa menahan penyebaran suara kalau materialnya tepat. Partisi dengan inti akustik (bukan sekadar panel tipis) mampu meredam suara percakapan antar zona kerja secara signifikan. Ini jadi solusi praktis untuk kantor yang ingin tetap terasa terbuka, tapi butuh batas suara antara area kolaborasi yang ramai dan area yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Karpet dan furniture lunak yang sering terlupakan
Lantai keras adalah salah satu sumber utama gaung karena memantulkan suara langkah dan menguatkan kebisingan dari kursi yang bergeser. Menambahkan karpet, baik dalam bentuk karpet area maupun karpet tile di zona kerja utama, bisa meredam suara secara nyata tanpa mengubah struktur lantai. Furniture berbahan lunak seperti sofa, kursi berlapis kain, dan tirai tebal di area kaca juga membantu menyerap suara yang tidak tertangkap plafon atau dinding.
Zonasi ruang berdasarkan tingkat kebisingan
Selain material, penataan ruang berperan besar. Area yang butuh fokus tinggi — seperti ruang kerja individual atau zona untuk panggilan telepon — sebaiknya ditempatkan jauh dari area yang secara alami lebih berisik, seperti pantry, ruang cetak, atau ruang meeting terbuka. Menambahkan phone booth kecil atau ruang semi-tertutup untuk panggilan singkat juga mengurangi kebiasaan karyawan menelepon sambil berjalan di tengah ruang kerja bersama, yang sering jadi sumber gangguan bagi orang di sekitarnya.
Bisa dikerjakan sebagai renovasi per elemen
Penanganan akustik tidak harus menunggu renovasi kantor secara menyeluruh. Penggantian plafon, penambahan panel dinding di titik tertentu, atau penataan ulang partisi bisa dikerjakan sebagai renovasi per elemen tanpa mengganggu area lain yang sudah nyaman, sehingga operasional kantor tetap berjalan selama pengerjaan berlangsung.
Kantor Anda terasa terlalu ramai untuk bekerja fokus? Ceritakan kondisi ruang Anda, kami bantu tentukan titik mana saja yang paling berdampak kalau ditangani lebih dulu.